LIMA DOSEN STAIDA RAIH SERTIFIKASI DOSEN TAHUN 2025, PERKUAT MUTU AKADEMIK KAMPUS
ADMIN62x ditampilkan Berita
Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam (STAIDA) Bangkalan kembali mencatatkan prestasi penting dalam peningkatan mutu sumber daya manusia. Sebanyak lima dosen sekaligus pimpinan lembaga berhasil menyelesaikan dan lulus Sertifikasi Dosen pada tahun 2025, sebagai bentuk pengakuan negara atas profesionalisme dan kompetensi akademik mereka.
Lima dosen yang juga menjabat dalam struktur pimpinan STAIDA dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen tahun 2025. Mereka adalah KH. Umar Zakka, S.S., M.Th.I. (Ketua STAIDA); Sama’un, M.Ag. (Wakil Ketua III STAIDA); Mohammad Lutfianto, M.Ag. (Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAIDA); Fatichatus Sa’diyah, S.Th.I., M.Ag. (Ketua Program Studi Ilmu Hadis STAIDA); dan Islamiyah, M.Th.I. (Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir STAIDA).
Pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kelima dosen tersebut dalam memenuhi berbagai persyaratan dan standar nasional yang ketat. Kelulusan ini juga merefleksikan dukungan penuh dari institusi STAIDA terhadap pengembangan karir dan kompetensi staf pengajarnya.
Pengumuman kelulusan Sertifikasi Dosen tahun 2025 dikeluarkan secara nasional oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 10527 tahun 2025 tentang Penetapan Kelulusan Peserta Sertifikasi Pendidik untuk Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam tahun 2025 pada 7 Januari 2026.
Sertifikasi Dosen merupakan pengakuan resmi negara terhadap profesionalisme, kompetensi akademik, dan komitmen seorang dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Capaian ini menjadi indikator konkret peningkatan mutu sumber daya manusia di lingkungan STAIDA, yang secara langsung akan berdampak pada kualitas proses pembelajaran dan luaran mahasiswa.
Kelulusan kelima dosen ini diharapkan menjadi katalisator untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat budaya akademik di STAIDA. Dengan bertambahnya jumlah dosen tersertifikasi, terutama yang juga memegang peran kepemimpinan, STAIDA optimistis dapat memperkuat perannya dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan visi STAIDA untuk menjadi perguruan tinggi unggul dalam ilmu keislaman yang inklusif, transformatif, dan profetik.
Pencapaian ini juga diharapkan dapat memotivasi dosen-dosen lain di lingkungan STAIDA untuk terus mengembangkan diri dan mengikuti jejak rekan-rekannya, sehingga pada akhirnya akan tercipta lingkungan akademik yang semakin berkualitas dan kompetitif.