Putus Ketergantungan Pupuk Kimia, KKN STAIDA Gandeng Dinas Pertanian Bangkalan Edukasi Petani Desa
ADMIN27x ditampilkan Berita
BANGKALAN–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam (STAIDA) Kelompok 1 menggelar penyuluhan pembuatan pupuk organik di Desa Tlagah, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memutus ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan pupuk kimia melalui edukasi pertanian ramah lingkungan.
Penyuluhan yang dilaksanakan di Mushalla Al-Mukhlisin, Dusun Lar-Lar, tersebut menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan serta mendapat dukungan dari pemerintah desa. Kegiatan ini diikuti oleh para petani dan kelompok tani dari sejumlah dusun di Desa Tlagah.
Mawaddah selaku Koordinator Desa (Kordes) KKN STAIDA Kelompok 1, mengatakan bahwa program penyuluhan pupuk organik merupakan bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap kebutuhan petani desa.
“Penyuluhan ini kami rancang agar petani tidak terus bergantung pada pupuk kimia. Dengan pupuk organik, petani bisa lebih mandiri karena bahan-bahannya mudah didapat di sekitar lingkungan,” ujarnya.
Kepala Desa Tlagah, Syaifuddin, mengapresiasi langkah mahasiswa KKN yang melibatkan dinas terkait dalam program pemberdayaan masyarakat desa.
“Penyuluhan pupuk organik yang diselenggarakan mahasiswa KKN STAIDA bersama Dinas Pertanian ini sangat baik untuk keberlanjutan pertanian di Desa Tlagah,” katanya.
Sementara itu, Gufron selaku pemateri dari Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan menjelaskan bahwa penggunaan pupuk organik memiliki banyak manfaat, baik dari segi ekonomi maupun kelestarian lingkungan.
“Pupuk organik dapat memperbaiki struktur tanah dan menjaga kesuburan lahan dalam jangka panjang. Selain itu, biaya produksinya juga lebih murah karena memanfaatkan bahan yang ada di sekitar petani,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi dan tanya jawab. Para petani berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Desa Tlagah. (Ulfa/20/12/25)