KEMBANGKAN WIRAUSAHA, MAHASISWA KKN STAIDA AJARKAN WARGA AMPARAAN PRODUKSI TEMPE KREATIF
ADMIN32x ditampilkan Berita
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam (STAIDA) Posko 4 Desa Amparaan, Kabupaten Bangkalan, menggelar pelatihan pengolahan kedelai menjadi tempe sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap di setiap dusun di Desa Amparaan, dengan pelatihan perdana berlangsung di Dusun Batu Bintang.
Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari, mulai Minggu hingga Selasa, 14–16 Desember 2025, pada pukul 08.00–11.00 WIB. Kegiatan ini diprakarsai oleh mahasiswa KKN STAIDA yang diketuai oleh Mashuri, dengan tujuan meningkatkan keterampilan wirausaha masyarakat, khususnya kalangan ibu-ibu desa.
Pelatihan dipandu secara langsung oleh Muhammad Nawawi, salah satu anggota KKN STAIDA Desa Amparaan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan lengkap mengenai proses pembuatan tempe, mulai dari pengolahan kedelai mentah, proses fermentasi, hingga tahap pengemasan. Para ibu-ibu peserta pelatihan tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga turut mempraktikkan langsung setiap tahapan pembuatan tempe.
Menurut panitia, pelatihan ini dilatarbelakangi oleh minimnya keterampilan kewirausahaan di Desa Amparaan, yang berdampak pada tingginya angka pengangguran, khususnya di kalangan ibu rumah tangga. Oleh karena itu, mahasiswa KKN STAIDA berinisiatif menghadirkan pelatihan produksi tempe sebagai salah satu solusi usaha rumahan yang mudah diterapkan dan memiliki nilai ekonomi.
Metode pelatihan dilakukan dengan pemaparan langkah-langkah produksi tempe secara manual, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung bersama masyarakat. Pendekatan ini diharapkan dapat memudahkan peserta memahami proses sekaligus mendorong mereka untuk memproduksi tempe secara mandiri setelah pelatihan berakhir.
Mahasiswa KKN STAIDA berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal keterampilan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Amparaan, serta membuka peluang usaha kecil yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga dan desa.