Pelepasan dan Penyerahan Mahasiswa Praktikum (Magang) Semester VI Program Studi Ilmu Hadis STAIDA Bangkalan, Siap Belajar Langsung di 16 KUA

ADMIN Kamis, 6 Agustus 2026 12:35 WIB
34x ditampilkan Berita

Sebanyak 32 mahasiswa Semester VI Program Studi Ilmu Hadis Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam (STAIDA) Bangkalan resmi dilepas untuk mengikuti Praktikum (Magang) Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan diawali dengan acara pelepasan di Gedung Rektorat STAIDA, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan mahasiswa kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan sebagai mitra pelaksanaan magang.

Program magang ini merupakan inovasi baru dalam pelaksanaan mata kuliah praktikum yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di dunia kerja, khususnya pada layanan keagamaan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Sebanyak 32 mahasiswa akan ditempatkan di 16 Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di seluruh Kabupaten Bangkalan, yaitu KUA Bangkalan, Socah, Kamal, Burneh, Kwanyar, Tragah, Labang, Tanah Merah, Galis, Blega, Arosbaya, Tanjung Bumi, Sepuluh, Klampis, Geger, dan Konang. Dengan sistem tersebut, setiap KUA akan menjadi wadah pembelajaran bagi dua mahasiswa untuk memahami secara langsung pelayanan administrasi dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat.

Dalam sambutan pelepasan, Ketua Program Studi Ilmu Hadis sekaligus Ketua Pelaksana Praktikum, Fatichatus Sa’diyah, S.Th.I., M.Ag., menjelaskan bahwa pelaksanaan praktikum tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori di ruang kuliah, tetapi juga mengimplementasikan kompetensi keilmuannya melalui pengalaman nyata di lapangan.

“Praktikum berupa magang ini merupakan terobosan baru bagi Program Studi Ilmu Hadis. Mahasiswa akan belajar langsung dari praktik pelayanan di KUA sehingga memperoleh pengalaman profesional yang akan menjadi bekal setelah lulus. Selain itu, setiap kelompok juga diberi tugas menyusun sebuah buku referensi sebagai bentuk pelestarian budaya akademik dan tradisi menulis yang selama ini terus dikembangkan di Program Studi Ilmu Hadis,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Akademik STAIDA, Ahmad Bahrudin, S.Pd.I., M.Pd., yang secara resmi melepas mahasiswa, menegaskan bahwa mahasiswa Ilmu Hadis telah memiliki bekal akademik dan keterampilan yang memadai. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan magang sangat ditentukan oleh kedisiplinan, integritas, dan komitmen mahasiswa selama berada di lokasi penempatan.

“Secara kemampuan, saya yakin mahasiswa Ilmu Hadis sudah siap. Yang harus dijaga adalah komitmen, etika, dan kepatuhan terhadap seluruh aturan yang berlaku di masing-masing KUA. Kalian ke sana tidak hanya membawa nama kalian, tp juga membawa nama almamater. Jagalah nama baik almamater selama melaksanakan praktikum,” pesannya.

Usai acara pelepasan, rombongan mahasiswa bersama dosen pendamping bertolak menuju Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan. Setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam, rombongan disambut hangat oleh jajaran Kementerian Agama serta para perwakilan dari KUA yang akan menjadi lokasi penempatan mahasiswa. Acara penyerahan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan.

Dalam kesempatan tersebut, Fatichatus Sa’diyah secara resmi menyerahkan mahasiswa kepada pihak Kementerian Agama. Ia menyampaikan harapan agar seluruh mahasiswa memperoleh bimbingan, arahan, serta pengalaman terbaik selama mengikuti program magang.

“Kami menyerahkan mahasiswa kami kepada Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan. Kami berharap mereka mendapatkan pendampingan dan pengalaman berharga sehingga mampu mengembangkan kompetensi akademik maupun profesional selama menjalani praktikum,” tuturnya.

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan, Dr. H. Abdul Wafi, S.Pd., M.Pd., Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Wafir, S.Ag., M.Si., menerima secara resmi mahasiswa praktikum STAIDA Bangkalan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan menerima mahasiswa STAIDA dalam pelaksanaan praktikum ini.

Ia juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar sebanyak mungkin dari praktik pelayanan di KUA. Menurutnya, Program Studi Ilmu Hadis memiliki prospek yang sangat baik, termasuk peluang berkarier di lingkungan Kementerian Agama.

“Program Studi Ilmu Hadis memiliki peluang yang sangat besar. Pada rekrutmen ASN tahun lalu, lulusan Ilmu Hadis termasuk yang memiliki kesempatan cukup banyak untuk mengisi formasi di lingkungan Kementerian Agama, khususnya pada Kantor Urusan Agama. Karena itu, manfaatkan magang ini untuk belajar,” ujarnya.

Melalui program magang ini, STAIDA Bangkalan berharap mahasiswa mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan praktik pelayanan keagamaan di masyarakat. Sinergi antara STAIDA dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan diharapkan dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu hadis, tetapi juga memiliki pengalaman lapangan, etika profesi, serta kesiapan menghadapi dunia kerja di bidang pelayanan keagamaan.